Perlombaan Kreasi Seni Islami SDIT MTA Juwiring


            Halaman depan SDIT MTA Juwiring tampak bertransformasi menjadi pusat kreativitas yang penuh energi pada Sabtu, 14 Februari 2026. Sebuah panggung utama yang berdiri megah menjadi saksi bisu terselenggaranya PERISAI (Perlombaan Kreasi Seni Islami) untuk pertama kalinya. Mengusung tema besar "Menyambut Ramadhan dengan Penuh Kreasi dan Inspirasi", agenda ini hadir sebagai wadah ekspresi religius sekaligus momentum penting bagi sekolah untuk mempererat tali silaturahmi dengan berbagai Taman Kanak-kanak (TK) di wilayah Solo Raya.


         Perhelatan perdana ini dihadiri oleh jajarann tokoh penting yang memberikan dukungan penuh bagi kemajuan pendidikan Islam. Hadir di tengah acara, Ustadz Drs. Widodo dari Bidang Pendidikan MTA Pusat, serta jajaran pimpinan dari Perwakilan MTA Klaten. Kehadiran para pimpinan ini memberikan penegasan akan pentingnya sinergi lintas lembaga dalam membina generasi yang berakhlak mulia dan kreatif. Dalam sambutannya, Kepala SDIT MTA Juwiring, Ustadzah Ismi Handayani, M.Pd., mengungkapkan bahwa PERISAI bukan sekadar ajang kompetisi. Lebih dari itu, acara ini merupakan sarana bagi sekolah untuk memperkenalkan lingkungan belajar yang inklusif dan islami kepada masyarakat luas. Dengan melihat langsung aktivitas di lapangan, para orang tua dan calon peserta didik dapat mengenal lebih dekat identitas serta program unggulan yang ditawarkan oleh SDIT MTA Juwiring.


            Acara dibuka dengan momen yang sangat menyentuh hati. Sebagai pembuka tirai religi, siswa-siswi Kelas 1B naik ke atas panggung untuk menampilkan Tasmi’ Hifdzil Qur’an Surah An-Nazi’at. Kelancaran hafalan para siswa kelas satu ini menjadi bukti nyata kualitas pembinaan Al-Qur'an di sekolah ini sejak usia dini. Tepat setelah suasana syahdu menyelimuti halaman, energi penonton kembali dibangkitkan melalui penampilan pembuka seni yang luar biasa dari siswa Kelas 5B yang membawakan Tari Saman. Tepuk tangan riuh mengiringi kecepatan dan kekompakan gerakan tangan mereka yang harmonis, melambangkan semangat kolaborasi yang menjadi jiwa dari tema PERISAI tahun ini.

        Tercatat sebanyak 176 peserta dari berbagai penjuru Solo Raya hadir memadati halaman sekolah. Keriuhan suara anak-anak yang penuh semangat menjadi musik alami yang menghidupkan suasana. Sebanyak enam cabang lomba diselenggarakan dengan detail partisipasi sebagai berikut:

  • Cabang Mewarnai: Menempati posisi teratas dalam jumlah peminat dengan 41 anak yang beradu imajinasi di atas kertas.
  • Lomba Memasukkan Bola Kecil (Beregu): Cabang yang melatih kerja sama tim ini diikuti oleh 40 anak yang terbagi ke dalam 8 kelompok lincah.
  • Cabang Numerasi: Sebanyak 26 peserta ditantang untuk menunjukkan ketangkasan berhitungnya.
  • Cabang Tahfidz: Alunan ayat suci terdengar merdu dari 24 peserta yang menunjukkan hafalan terbaik mereka.
  • Hafalan Doa Sehari-hari: Diikuti oleh 23 peserta yang dengan fasih melafalkan doa-doa harian.
  • Cabang Kolase: Sebanyak 22 peserta fokus merangkai bahan menjadi karya seni tempel yang artist 

                         


        Sebagai bentuk penghargaan atas keberanian seluruh peserta, panitia memberikan sertifikat apresiasi kepada setiap anak. Sedangkan bagi para peraih Juara 1, 2, dan 3, sekolah memberikan penghargaan prestisius berupa trofi, uang pembinaan, serta voucher pendidikan sebagai motivasi untuk terus mengembangkan bakat mereka di masa depan.




        Sembari menunggu hasil penjurian, panggung utama kembali dimeriahkan oleh bakat-bakat luar biasa dari siswa SDIT MTA Juwiring lainnya. Penonton disuguhi penampilan gerak lagu tembang dolanan oleh siswa Kelas 3A yang membangkitkan memori indah budaya Jawa. Dilanjutkan penampilan harmonisasi nada dari kelompok alat musik perkusi siswa Kelas 6B. Tak ketinggalan kegagahan atraksi Reog dari siswa Kelas 5A yang menutup penampilan dengan riuh tepuk tangan. 




Kesukssesan PERISAI 2026 ini menjadi langkah awal yang manis bagi SDIT MTA Juwiring. Kegiatan ini membuktikan bahwa sekolah mampu menjadi titik kumpul yang menyatukan kegembiraan anak-anak, kompetisi yang sehat, dan dakwah islami dalam satu paket acara yang apik. Dengan berakhirnya acara ini, jalinan silaturahmi dengan TK se-Solo Raya diharapkan tetap terjaga, dan kehadiran SDIT MTA Juwiring semakin dikenal sebagai sekolah yang tidak hanya unggul dalam prestasi, namun juga kuat dalam karakter islami. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar